Bagaimana memulainya? Apa yang harus diucapkan dulu? Haft-_- gak tau deh, bingung. Beberapa bulan gak curhat kesini jadi bingung, aturan ini blog buat kumpulan tugas. Tapi apa daya, males buat blog untuk urusan pribadi, gue orangnya lupaan-_-
Pokoknya selama gue gak ngetik, terlalu banyak kejadian gue rasain dan gue mencoba hvfun. Dari masuk kampus yang ternyata anak kelas absurd dan bacotnya bukan main, lalu segudang tugas dari dosen, terus jadwal yang harusnya cuman 4 hari kampus malah ditambah dua hari buat masuk lab, dan yang terakhir abang. Kenapa lagi gue masih harus bahas makhluk satu ini? Ya… gue balikan hehehe(?) gue yang kemarin nyumpah serapah, bilang ini itu dan blablablatapi nyatanya malah balikan =)) Bukan gue yang ngajak, tapi doi. Doi labilisasi, dan yaudah gue juga gitu sama aja kan? Seneng sih gitu yaaaa terlalu kelewat banget malah…
Baru berapa bulan sih, cuman udah banyak masalah aja. Entah emang guenya yang lebay, atau emang doinya juga tukang berulah –kelakuan mau bebasnya dan gak mau dikekang masih sama-. Atau kelakuan doi yang katanya “beradaptasi dengan lingkungan sekitar” malah jadi kesannya memaksakan diri untuk mengikuti lingkungan sekitarnya. Atau… banyaklah, susah dijelasin secara detail, tehe emang.
Gini, baru” ini gue ribut sama doi. Ribut mulu rin, yaelah… Dan gue curhat masalah ini ke tujuh anak kelasan yang absurdnya melebih batas. Gue nyindir si abang gimana apa yang dia lakuin ke gue sama mereka. Dan jawabannya bervariasi, tapi satu solusi “udah putusin aja rin”. Sejujurnya ini juga udah ada dipikiran gue, tapi gak semudah itu gue ngomongnya ke doi. “Kal gue mau putus” atau “Kita putus” fakya gue gabisa…. Bahkan ego merintah gue buat nikung hahaha. Gue bilang ini ke nana, dan minta izin sama dia. Tapi tanggapan nana yang paling ngena “terserah kamunya juga sih.. Kalo mau kau begitu ya silahkan :’) Aku cuma ingetin aja, ati2 karma loh :’)” kicep na, kicep. Tapi kembali lagi ke guenya juga, emang lo bisa nikung rin? Lo deket sama anak cowo aja canggung, gimana mau nikung? Bodoh kan? Iya.
Dan tanggepan ini “kenapa gak cari yang lain? Diluar sana banyak, banyak yang lebih baik” ya ini bener. Tapi kalo gue jawab gue maunya dia gimana dong? Spesies yang unik dia doang, yang bikin greget dia doang, yang buat gue ngakak sampe rahang gue sakit pas ketemu dia doang, yang bisa senyum-senyum gajelas dia doang, yang bisa gue aturan marah-marah tapi gak jadi pas liat dia ya dia doang, semuanya yang gue mau dia doang! kan kamvret. Gue terlalu suka sama dia, suka gue sebesar tutup botol kecap sasetan. Ngerti gak? Gue tanya, emang ada sasetan punya tutup botol? Gak ada kan? Ya segitu, gak ada. GAK ADA BATASNYA. Sue’per sekali =))
Aturan gue gak boleh gini, suka terlalu berlebihan sama lo bang. Ini yang gue takutin kalo terlalu suka sama lo, makanya pas dulu masih sekolah gue fokus sama korea dan sering bikin lo kesel karena korea ya ini. Gue gak bisa di kontrol, sekali suka ya suka. Nunggu gue bosen sama lo itu, ya lama, paling kalo gue bosen, nanti berapa hari gue juga bakalan balik suka sama lo lagi…
Lo nyuruh gue buat mutusin lo? Coba lo baca ulang kalimat diatas tadi, yang udah gue jelasin panjang lebar  Gue tanya sama lo bang. Gue itu apa? Gue masih dibutuhkan atau engga? Gue gak nuntut banyak dari lo bang, cuman perhatiin gue. Gue jangan dicuekin, itu aja. Susah? :’) Jangan bales singkat, gue anggepnya lo seolah gak peduli sama gue atau emang faktanya kaya gitu? Haha..

TEORI BAHASA AUTOMATA : pertemuan 1

Irfan Maulana's Journal

Dosen : Sitti Nurbaya Ambo, MMSI
Diketik ulang oleh mazipan

PENDAHULUAN

TEORI BAHASA

Teori bahasa membicarakan bahasa formal (formal language), terutama untuk kepentinga perancangan kompilator (compiler) dan pemroses naskah(text processor).

–   Bahasa formal adalah kumpulan kalimat.

–   Semua kalimat dalam sebuah bahasa dibangkitkan oleh sebuah tata bahasa (grammar) yang sama.

–   Sebuah bahasa formal bisa dibangkitkan oleh dua atau lebih tata bahasa berbeda. Dikatakan bahasa formal karena grammar diciptakan mendahului pembangkitan setiap kalimatnya.

–   Bahasa manusia bersifat sebaliknya; Grammar diciptakan untuk meresmikan kata-kata yang hidup di masyarakat. Dalam pembicaraan selanjutnya ‘bahasa formal’ disebut ‘bahasa’ saja.

View original post 1,317 more words

도끼 (DOK2) ft. Zion T – On My Way lyrics [Hangeul, Romanization & Translation]

Princess.of.Tea

This is my first Dok2’s song and even though I often heard about him being a rapper, I never particularly searched on information about his background. So it’s pretty understandable that I was suprised when I found out that we’re of the same age, since I thought he was a 30-something guy… Haha😛 Dok2 has been around in the hip-hop scene for long time that he deserves a 선배님 (seonbaenim) title. “On My Way” talks about his struggle to carve his name in the hip-hop world, that for years there was no significant change for him but he didn’t give up. Placed against his intense rap is smooth background music that gives an edge to the song as a whole. And am loving Zion T’s vocal as well!❤

dok2

도끼 (Doggi/DOK2) ft. Zion T – On My Way

YEAH 오직 열정과 패기만으로 내린 결정

YEAH o-jik yeol-jeong-gwa pae-gi-man-eu-ro nae-ron…

View original post 1,242 more words

Featured Image -- 99

[Rom || Eng Lyrics] Jay Park – Go

KROMANIZED - latest in kpop

New Breed

1. New Breed (Intro)
2. Know Your Name (Feat. Dok2)
3. Girl Friend
4. Up And Down (Feat. Dok2)
5. I Love You (Feat. Dynamic Duo)

6. Go

7. I Got Your Back
8. 별 (Star)
9. 놀러와 (Come On Over)
10. 전화기를 꺼놔 (Turn Off Your Phone)
11. 너 없이 안돼 (Acoustic Ver.)
12. Aom&1llionaire (Feat. The Quiett & Dok2)
13. Enjoy The Show (Feat. The Quiett & Dok2)
14. 훅 갔어 (Wasted) (Feat. Bizzy)
15. Clap (Feat. Tiger JK & 윤미래)
Release Date: 2012.02.07

View original post 773 more words

Apa konstitusi dan konstitusionalisme itu?

Bongsire

Secara sederhana pertanyaan: what is a constitution dapat dijawab bahwa “…. a constitution is a document which contain the rules for the operation of an organization”[1]. Organisasi tersebut bisa bermacam-macam bentuk dan strukturnya, mulai dari organisasi mahasiswa, serikat buruh, sampai organisasi internasional seperti PBB dan sebagainya, semuanya membutuhkan dokumen dasar yang disebut konstitusi. Adapun yang disebut ‘konstitusi’ dalam konsepnya “yang modern” ini menurut Soetandyo Wignjosoebroto ialah tatanan yang menjadi bangunan dasar suatu organisasi negara, yang berfungsi sebagai rujukan normatif – yang akan memberikan dasar pembenar, baik secara moral maupun secara legal kepada — segala aktivitas para pejabat pengemban kekuasaan negara. Suatu konstitusi – yang dalam tradisi hukum tatanegara negara-negara Eropa Kontinental lebih dikenali sebagai undang-undang dasar, yang oleh sebab itu selalu tertulis — menetapkan batas-batas kewenangan setiap institusi dan mengatur hubungan kewenangan antara lembaga-lembaga negara, seperti antara lain antara badan legislatif, badan eksekutif dan badan yudisial.

Sedangkan konstitusionalisme menurut…

View original post 812 more words